Jakarta, CyberNews. Dirut PLN Fahmi Mochtar menawarkan empat opsi untuk mengtasi defisit listrik. Satu diantaranya adalah pengendalian konsumsi listrik dengan menggeser hari kerja ke Sabtu dan Minggu.
”Untuk Jawa dan Bali sudah kami susun 12 kluster yang akan melaksanakan pergeseran hari kerja. Tiap hari, Senin sampai Minggu akan terjadi pemadaman bergantian,” katanya saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Rabu (16/7).
Ketentuan tersebut mulai berlaku awal Agustus mendatang. Dengan perhitungan, defisit listrik sebesar 600 megavolt ampere akan digantikan oleh hari Sabtu Minggu. ”Dengan cara ini kita harap cadangan bertambah,” singkatnya.
Saat ini, kata Fahmi, kapasitas total listrik sebesar 20.556 megawatt, namun beban puncak mencapai 16.995 megawatt. AKibatnya selisih cadangan kapasitas mengecil hingga 21 persen. Padahal, angka cadangan yang wajar harus minimal 40 persen.
Selain menjaga suplai, opsi lain yang ditawarkan terkait dengan proteksi energi primer pembangkit listrik yakni batu bara yang mengambil porsi 46 persen. ”Proteksi ini dapat dilakukan melalui domestic market obligation atau kewajiban suplai ke dalam negeri,” tambahnya.
Opsi kedua adalah menaikan tarif dasar listrik dan menambah alokasi subsidi listrik. Pasalnya saat ini, realisasi konsumsi listrik melonjak sehingga subsidi listrik terancam membengkak. Subsidi listrik diperkirakan melonjak dari Rp 62,5 triliun di APBNP menjadi Rp 89,32 triliun.
”Ada defisit Rp 26,8 triliun yang equivalen dengan 20,1 TWH dengan harga BBM Rp 1.336. Kalau defisit tidak ditambal, maka bisa terjadi pemadaman sebesar 1.150 watt tiap hari,” jelasnya.
Bea Cukai Siap
Sementara itu, terkait pergeseran hari kerja ke Sabtu Minggu, instansi pemerintah, Bea Cukai mengaku siap. ”Kita siap kalau harus buka Sabtu Minggu. Kita kan pengalaman dulu hari libur kejepit kita buka juga,” kata Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi ditemui di Gedung DPR.
Pihaknya sudah memerintahkan semua kantor cabang Bea Cukai untuk melayani industri yang tetap beroperasi Sabtu Minggu. Ditjen Bea Cukai juga akan menanyakan kebutuhan industri terkait pelayanan mereka. Untuk itu, Anwar telah merapatkan anak buah untuk mempersiapkan hal itu. Tidak hanya di pelabuhan Tanjung Priok tetapi juga pelabuhan lain di Semarang, Tanjung Perak, Bekasi, Bogor, dan Purwakarta. Begitu pula halnya koordinasi dengan perbankan.
”Mekanismenya setiap penerimaan masuknya ke bank, tapi pengalaman kita pada waktu hari libur itu, mau buka juga seperti Bank Mandiri,” tambahnya.

Terasa Bete !!!!
Bosan !!!
Pokoknya !!@@##
Aaargrr….
Tak bisa di ungkapkan dengan kata2
Yang di karenakan kejadian mati lampu
Don’t worry mungkin lagu nih bisa temenin kamu buat hilangin bete.
So download aja di
http://www.ziddu.com/download/1696804/MatiLampu.mp3.html
atau
http://www.myspace.com/mixerband
salam kenal aja
tq
mix3rband@yahoo.com